Rabu, 13 Februari 2013

Lenovo IdeaPhone P770 dengan Baterai 3500 mAh Resmi Diluncurkan ke Indonesia dengan Harga 2 Jutaan


Ingin mencari handphone yang mampu bertahan lama? Mungkin bisa memilih handphone Motorola RAZR Maxx yang punya baterai berkapasitas 3300 mAh. Namun, kalau Anda memilih untuk perangkat yang lebih murah, bisa membeli Lenovo Ideaphone P770.


Handphone ini pun telah secara resmi meluncur ke pasar tanah air. Dan, handphone ini pun menawarkan kapasitas baterai yang lebih besar, yakni 3500 mAh. Mengenai harga, Anda bisa memperoleh handphone ini seharga 2.599.000. Handphone ini pun tak hanya berfungsi sebagai handphone. Dengan fitur USB on-the-go, P770 ini bisa difungsikan untuk men-charge perangkat elektronik lain.
Handphone ini hadir dengan fitur dual SIM card. Pada bagian layar, Lenovo IdeaPhone P770 ini hadir dengan display berukuran 4.5 inci qHD (960 x 540 piksel). Di bagian dalamnya, terdapat prosesor dual core MTK 6577 1.2GHz yang dibarengi dengan GPU Power VR SGX531.
Lebih lanjut, handphone ini punya RAM berkapasitas 1GB serta fasilitas penyimpanan sebanyak 4GB. Di bagian belakang, terdapat kamera 5MP serta memakai sistem operasi Android Jelly Bean 4.1. Tak lupa, handphone ini pun dilengkapi dengan slot microSD hingga 32GB.

Sumber: BeritaTeknologi

Selasa, 12 Februari 2013

Lenovo IdeaPad Yoga


Persaingan di segmen notebook hibrid yang semakin ketat membuat sejumlah produsen PC menghadirkan beberapa varian sekaligus guna mengisi segmen tersebut. Tentunya ini untuk mengakomodir kebutuhan konsumen yang beragam.
Seperti yang dilakukan oleh Lenovo, produsen notebook asal China ini menghadirkan produk notebook yang diberi nama IdeaPad Yoga 11.
Pemilihan nama Yoga oleh Lenovo tentunya bukannya tanpa alasan. Sebab seperti halnya orang yang sedang melakukan gerakan yoga, perangkat ini mampu ditekuk bak gerakan kayang guna bertransformasi menjadi komputer tablet.
Selain bertransformasi menjadi komputer tablet, sejatinya IdeaPad Yoga yang memiliki ukuran layar 11 inch ini menawarkan empat mode penggunaan yang dapat menyesuaikan kebutuhan penggunanya. 
Penasaran apa saja kelebihan yang ditawarkan notebook hibrid 'kayang' besutan Lenovo ini. Simak review detikINET berikut ini.



1. Beraksi dengan 4 Gaya



Fitur yang diandalkan oleh notebook unik Lenovo ini adalah kemampuan pada bagian layarnya yang mampu menawarkan 4 mode penggunaan. Tidak hanya sebagai notebook, IdeaPad Yoga 11 juga dapat tampil sebagai komputer tablet. Selain itu, ia juga dapat tampil dalam mode stand dan juga mode tent.
Untuk menyesuaikan dengan mode penggunaan yang diinginkan, pengguna dapat dengan mudah membuka layar 11 inch yang diusungnya. Pada posisi layar terbuka normal, IdeaPad Yoga 11 akan tampil sebagai notebook biasa. Saat layar kembali didorong ke belakang, Yoga 11 bakal tampil dengan mode stand maupun tent.
Sedangkan saat layarnya didorong hingga 360 derajat ke belakang, Yoga 11 telah berubah fungsi menjadi sebuah komputer tablet.
Tampilan Windows 8 yang diusungnya pun akan secara otomatis menyesuaikan dengan posisi layarnya kala Yoga 11 berada pada mode notebook, tablet, stand ataupun tent.



2. Ringan ala Tablet



Sudah tentu, sebuah notebook hibrid wajib hadir dengan bodi seksi. Demikian juga IdeaPad Yoga 11, selain tampil dengan bentuk menarik, notebook ini juga berbobot ringan.
Dengan berat hanya 1,2 kg, Yoga 11 memang sangat sesuai kala digunakan sebagai tablet. Tentunya dengan bobotnya yang ringan tersebut Yoga 11 sangat nyaman digunakan, terutama saat harus dibawa ke mana-mana guna menemani rutinitas pengguna.



3. Spesifikasi Mumpuni



Guna memberikan kinerja terbaik bagi user, IdeaPad Yoga 11 hadir dengan spesifikasi mumpuni di segmen komputer tablet. 
Dipersenjatai oleh prosesor Nvidia Tegra 3 quad core dengan kecepatan clock 1,3 GHz yang didukung oleh penggunaan RAM berkapasitas 2 GB diyakini sukses memberikan kinerja tinggi kala digeber.
Sedangkan untuk sektor penyimpanan, Lenovo menanamkan internal memori dengan kapasitas sebesar 64 GB. Konektivitas HDMI dan port USB tidak luput disematkan pada Yoga 11. Selain itu, baterai yang diusungnya diklaim mampu bertahan hingga 13 jam.
Uniknya, Lenovo menyematkan tombol auto rotate yang dapat digunakan pengguna untuk secara langsung mematikan fungsi 'langsung memutar' pada tampilan layarnya. Dengan begitu pengguna tak perlu direpotkan dengan tampilan layar yang tiba-tiba berotasi bila Yoga 11 secara tak sengaja berubah posisi.



4. Dibekali Windows 8 RT



Demi menghasilkan kinerja yang optimal, IdeaPad Yoga 11 yang dipersenjatai dengan Nvidia Tegra 3 tersebut oleh Lenovo dipasangkan dengan sistem operasi  Windows 8 RT.
Benar saja, saat detikINET menggunakannya, Windows 8 RT dapat dioperasikan dengan mulus tanpa gejala lag. Saat membuka sejumlah aplikasi pun hanya butuh sepersekian detik saja sebelum akhirnya aplikasi yang dibutuhkan terbuka.
Selain itu, secara default IdeaPad Yoga 11 juga telah diisi oleh Microsoft Office 2013 Preview. Dengan begitu, selama tidak membutuhkan fungsi yang spesifik, penggunanya tidak perlu repot lagi membeli aplikasi office.



5. Kesimpulan



Kelebihannya yang mampu bertransformasi hingga 4 mode bentuk, membuat notebook hibrid seharga Rp 7 jutaan garapan Lenovo ini mampu menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan pengguna.
Selain itu, model yang seksi dipadu dengan bobot ringan membuat IdeaPad Yoga 11 sangat nyaman saat digunakan terutama pada mode tablet. Tentunya dengan bobotnya yang ringan, Yoga 11 enteng saat dibawa untuk aktivitas mobile.
Kombinasi penggunaan prosesor Nvidia Tegra 3 dengan Windows 8 RT yang diusungnya pun sukses menghadirkan kinerja tinggi dan pengoperasian yang lancar.


Sumber: Detik

Senin, 11 Februari 2013

5 Pertimbangan Sebelum Membeli Android Murah

Beberapa ponsel Android saat ini bisa didapatkan dengan harga murah. Bahkan ada yang banderolnya sudah menyentuh di bawah Rp 1 juta.

Namun seperti kata pepatah lama, ada harga ada rupa. Ponsel Android murah tidak mungkin sama baiknya dengan handset di kelas high end. Wajar saja, spesifikasinya dipangkas di sana-sini.
Jika budget terbatas, memang tidak ada salahnya membeli Android murah. Karena mungkin di rentang harga yang sama, produk Android murah lebih baik dibanding pesaing, apalagi feature phone.
Namun agaknya ada baiknya untuk mempertimbangkan hal-hal berikut sebelum membeli Android murah, seperti dikutip detikINET dari Silicon India.



1. Layar Kurang Jernih



Ponsel Android murah hampir dapat dipastikan tidak memiliki tampilan layar yang dapat disombongkan soal kejernihannya. Karena resolusinya yang lebih kecil dibanding Android kelas atas.
Biasanya, resolusi layar Android murah berada di bawah 480 x 320 pixel. Di samping itu, teknologi layar sentuhnya juga mungkin kurang mulus dan kurang responsif.
Dengan layar yang beresolusi rendah, sektor multimedia pun pas pasan. Jadi untuk menonton video atau menjelajah internet kurang memuaskan.
Layar Android murah umumnya juga berukuran kecil, di bawah 4 inch. Namun bisa menghadirkan keuntungan tersendiri bagi mereka yang bertangan mungil.



2. Bodi Kurang Mantap



Di segmen ponsel low end, biasanya vendor menghadirkan perangkat dengan bodi yang biasa-biasa saja. Desainnya biasa, begitu pun dengan kualitas bodinya.
Beberapa ponsel Android murah mungkin juga terbatas dalam soal pasokan aksesoris casing dari pihak ketiga untuk melindungi bodi. Terlebih jika mereknya kurang populer.
Di bagian layar biasanya tidak dibekali pula dengan material untuk ketahanan. Seperti Gorilla Glass yang membuat layar lebih tahan terhadap goresan.
Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri mengingat ponsel adalah barang yang digunakan hampir setiap hari. Jadi ada kemungkinan untuk terjatuh dan rusak jika materialnya kurang kokoh.



3. Tidak Kebagian Update Software



Para vendor hampir dapat dipastikan lebih menganakemaskan ponsel buatannya yang berada di segmen premium. Demikian juga dalam soal update software.
Seperti diketahui, update software Android terbilang sangat cepat. Biasanya, versi terbaru akan lebih dulu diberikan untuk handset kelas atas.
Kemudian baru giliran ponsel di segmen bawah. Malah kadang meski sudah harap-harap cemas menunggu lama, tidak ada update sama sekali.
Memang keuntungan vendor dari penjualan ponsel kelas atas lebih tinggi dibanding produk kelas bawah. Jadi harap dimaklumi jikalau pengguna ponsel premium lebih diistimewakan.



4. Prosesor & RAM Kurang Gahar



Prosesor boleh dibilang adalah nyawa di sebuah smartphone. Semakin tinggi spesifikasinya, maka bakal semakin kencang performa ponsel.
Di kala ponsel kelas atas sudah menggunakan prosesor dual core atau quad core, Android kelas bawah biasanya punya prosesor dengan clock speed kurang dari 1GHz dan juga RAM (random access memory) minimalis.
Dengan prosesor kurang gahar dan RAM terbatas, operasional ponsel mungkin tidak mulus. Demikian juga beberapa aplikasi mungkin kurang berjalan dengan baik.
Sebab, beberapa aplikasi atau game modern didesain untuk bekerja dengan bagus berkat dukungan prosesor tangguh. Sehingga kurang cocok dipakai di Android murah.



5. Brand Tidak Jelas



Sistem operasi Android bisa digunakan oleh semua vendor yang menginginkan secara gratis. Sehingga cukup banyak vendor kurang dikenal menjajakan Android murah.
Jangan cepat tergiur dulu meski harganya sangat murah. Bisa jadi ponsel dari vendor yang kurang dikenal ini tidak baik kualitasnya.
Demikian juga dengan dukungan after sales yang mungkin tidak memadai dan sulit dijangkau. 
Meski tidak mutlak, memang disarankan membeli ponsel Android dari brand ternama atau sudah terbukti. Yang mungkin lebih dipercaya kualitasnya.


Sumber: Detik

Senin, 21 Januari 2013

Baterai Bertenaga Nuklir yang tak Perlu Dicharge kini Bisa Dibeli secara Bebas


Apa jadinya jika Anda memiliki smartphone dengan baterai yang tidak membutuhkan charging atau bahkan tak perlu diganti untuk jangka waktu yang sangat lama? Jika Anda tertarik dengan baterai seperti itu, mungkin bisa menggunakan baterai yang menggunakan tenaga nuklir.


Sebuah situs di Cina baru-baru ini memajang produk terbarunya, yakni sebuah baterai bertenaga nuklir. Mereka pun mengklaim bahwa baterai tersebut mampu digunakan dalam jangka hingga 20 tahun tanpa pengisian. Mengenai harga, jangan mengharap baterai ini bisa dibeli dengan murah. Untuk bisa mendapatkannya, Anda harus menyiapkan uang sebesar 1.122 USD.
Bahan radio aktif yang digunakan pada baterai ini adalah tritium. Bahan radio aktif yang satu ini diklaim cukup aman. Bahan ini pun biasanya digunakan pada gelang yang bisa menyala dalam gelap.
Selain itu, baterai ini juga mampu bertahan dalam lingkungan dengan suhu mulai dari -50 derajat Celcius hingga 150 derajat Celcius. Tak hanya itu, baterai nuklir ini juga tahan terhadap goncangan ekstreme serta perubahan ketinggian.

Sumber: BeritaTeknologi

Sabtu, 19 Januari 2013

Kamis, 17 Januari 2013

Ini Dia Transportasi Masa Depan Jakarta


Jakarta wajib punya moda transportasi massal masa depan untuk mengurai kemacetan parah akibat 'kebanjiran' kendaraan pribadi. Secara kualitas dan kenyamanan, moda transportasi publik Jakarta saat ini belum memadai.
Selain itu, sarana ransportasi di tanah Betawi ini juga belum optimal terkoneksi antara satu moda dengan moda lainnya seperti negara tetangga Singapura.
Namun, mulai 2013, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyetujui beberapa proyek pengembangan moda transportasi masa depan. Selain itu, ada juga usulan moda transportasi dari BUMN di luar proyek milik pemprov DKI.
Mau tahu, transportasi publik masa depan DKI? Berikut hasil penelusuran detikFinance, Kamis (17/1/2013).



1. MRT


Jakarta berencana memiliki moda transportasi masa depan berupa Mass Rapid Transit (MRT).
Moda transportasi yang rencananya akan dibangun di bawah tanah (under ground) dan melayang (elevated) ini, pada tahap awal bisa mengangkut 1.500 penumpang sekali jalan dan berkapasitas angkut 412.000 orang/hari.
Proyek MRT tahap I sepanjang 23,8 kilometer, rencananya menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran HI, koridor utara-selatan, jalur MRT terdiri dari 13 stasiun MRT. Yaitu sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 km berada di atas (elevated/layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Targetnya mulai dibangun awal 2013 dan bisa selesai akhir 2016.
Namun, proyek MRT masih menggantung karena Gubernur DKI Jakarta, Jokowi masih meminta porsi pembiayaan lebih dominan datang dari pemerintah pusat. Selain itu, Jokowi juga masih mengevaluasi ulang proyek ini.



2. KRL Commuter Line Jabodetabek


DKI sebetulnya telah memiliki moda transportasi yang menghubungkan antara daerah di sekitar Jakarta yakni KRL Commuter Line Jabodetabek. Namun, moda transportasi massal yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (persero) ini, belum optimal karena baru bisa mengangkut 450.000-500.000 penumpang per hari.
Di 2013, KAI mulai secara bertahap melakukan revitalisasi stasiun dan penambahan armada KRL untuk mengejar daya angkut 1,2 juta penumpang per hari dalam 5 tahun ke depan.



3. KRL Bandara Soekarno Hatta


Kereta masih menjadi moda andalan yang tepat waktu untuk mengurai kemacetan DKI. PT Kereta Api Indonesia (persero) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersinergi mengembangkan kereta listrik menuju bandara di Cengkareng Tangerang.
Melalui KRL Commuter Line Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), masyarakat yang akan berpergian dari atau menuju bandara bisa memperhitungkan waktu tempuh perjalanan dengan pasti.
KRL yang bakal beroperasi awal 2014 ini, direncanakan bisa mengangkut sekitar 600 penumpang sekali jalan dengan total 32 kali perjalan setiap harinya. Nantinya, KRL yang dibanderol Rp 75.000 per orang ini, akan berangkat dari stasiun modern yang terletak di Jl. Jenderal Sudirman Jakarta yakni dengan nama stasiun Sudirman Baru.



4. Monorel


Awal 2013, penduduk Jakarta akan menyaksikan pengembangan moda transportasi baru yang sempat tertunda beberapa tahun yakni monorel Jakarta. PT Jakarta Monorail selaku pemilik konsesi trayek lama monorel yaitu rute hijau (green line) dan rute biru (blue line) siap melanjutkan mega proyek transportasi masa depan dengan rute melingkar di dalam kota ini, setelah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta, Jokowi.
Namun, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bersama konsorsium perusahaan pelat merah juga menawarkan proposal monorel Jakarta yang lebih lengkap karena terintegrasi dengan moda transortasi lain dan berangkat dari sentra penyumpang kemacetan DKI yakni Cibubur dan Bekasi Timur. Selain itu, kedepannya ADHI cs siap menambah rute dari Tangerang menuju Pal Merah Jakarta.



5. Busway


Busway atau transJakarta merupakan moda yang telah eksis sejak 9 tahun silam semasa gubernur DKI dijabat oleh Soetiyoso. Saat ini telah terbangun 11 koridor dari target 15 koridor yang direncanakan.
Akhir Januari ini, akan ada tambahan satu koridor lagi. Di bawah komando Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, ditargetkan akan ada penambahan armada baru hingga 1.000 unit dan dilakukan integrasi antara busway dan kopaja.


Sumber: Detik

Sabtu, 12 Januari 2013

JXD Gamepad 2 S7300, Konsol Game Genggam Android 7 Inci TouchScreen Dengan Dukungan Dual Core Amlogic


Kehebatan platform Android kini bukan hanya didominasi ponsel, tablet, ataupun phablet semata. Pasalnya baru-baru ini JXD sebagai salah satu pembuat perangkat game yang berbasis di Hong Kong dikabarkan telah berhasil merilis kembali armada gamepad untuk kedua kalinya yang didukung platform Android 4.1 Jelly Bean yaitu JXD Gamepad 2 S7300.

JXD Gamepad 2 S7300 merupakan konsol game genggam dengan keberadaan fitur layar sentuh kapasitif 5 point berukuran 7 inci yang mendukung kemampuan resolusi layar tinggi sebesar 1024 x 600 piksel. Selain didukung dengan kehandalan processor dual core Amlogic 1.5GHz, gamepad ini juga dibekali dengan keberadaan fitur seperti GPU Mali 400, RAM 1GB, memori internal 8GB dan dukungan ekspansi penyimpanan menggunakan microSD.
Mengenai ketersediaanya sendiri, JXD Gamepad 2 S7300 kabarnya bakal segera dipasarkan pada akhir bulan Januari 2013 ini. Sedangkan bagi Anda yang sudah tidak sabar ingin memilikinya, konon dapat dipesan saat ini juga dengan bandrol harga sebesar 150 USD atau sekitar 1,4 jutaan rupiah per unitnya.

Sumber: BeritaTeknologi