Kamis, 16 Januari 2014

Microsoft Surface 3 Bakal Ditenagai Processor Tegra K1 Dengan 192 Core?

Meskipun dibayang-bayangi tren pemasaran seri Surface yang kurang mengesankan, tampaknya tak menghalangi Microsoft untuk berencana kembali menghadirkan tablet Surface 3 unggulan terbaru mendatangnya pada tahun ini.

microsoft-surface-3


Berdasarkan keterangan rahasia yang beredar di dunia maya, Microsoft Surface 3 bakal segera dirilis pada kuartal liburan mendatang tahun ini. Dan untuk dukungan processornya sendiri, tablet anyar mendatang ini kemungkinan bakal ditenagai oleh NVIDIA Tegra K1 dengan 192 GPU Kepler dan bukan menyebutkan 64-bit Tegra K1 seperti yang terungkap akhir-akhir ini.

Tak hanya itu saja, saat ini raksasa teknologi yang berbasis di Redmond tersebut kabarnya juga sedang mempersiapkan tablet anyar mendatang lainnya yaitu Surface Mini. Tablet mini anyar mendatang dari Microsoft ini akan dibesut dengan panel layar sentuh berukuran sekitar 7 sampai 8 inci.

Sumber: BeritaTeknologi

Pemerintah Amerika Ternyata Juga Bisa Melakukan Aksi Penyadapan Komputer secara Offline

Aksi penyadapan komputer ataupun perangkat elektronik yang terhubung dengan internet mungkin biasa terjadi. Namun bagaimana jika ternyata komputer yang tak terhubung dengan internet pun bisa juga disadap oleh pemerintah Amerika melalui National Security Agency (NSA).


penyadapan nsa


Hal itu terungkap dalam dokumen milik NSA yang dibocorkan oleh Edward Snowden. Dan yang menjadi target penyadapan dengan metode ini adalah militer Cina, Rusia serta kartel obat bius di Meksiko.
Dalam dokumen tersebut, disebutkan bahwa paling tidak ada 100 ribu komputer yang di dalamnya terdapat semacam alat penyadap. Alat tersebut dikatakan bisa memancarkan gelombang radio yang selanjutnya dikirimkan kepada NSA.

Dengan menggunakan teknologi tersebut, maka sebuah komputer tak perlu online agar bisa disadap oleh NSA. Juru bicara NSA pun membenarkan adanya aktivitas penyadapan komputer offline tersebut kepada New York Times. Namun yang menjadi target penyadapan semuanya berada di luar negeri.

Sumber: BeritaTeknologi

Blackphone, Smartphone Dengan Sistem Keamanan Tinggi Siap Hadir di Pasaran

Pada saat peluncuran awalnya, BlackBerry hadir dengan menawarkan fitur keamanan yang bagus. Dan kini, memasuki tahun 2014, sebuah smartphone serupa dan dengan nama mirip pun siap untuk diperkenalkan, yakni Blackphone.

blackphone


Smartphone ini merupakan hasil kolaborasi antara Geeksphone yang dikenal sebagai produsen smartphone Firefox OS pertama dunia dengan Silent Circle. Smartphone ini pun ditujukan bagi mereka yang ingin memperoleh privasi di perangkat miliknya.
Handphone ini sebenarnya menggunakan sistem operasi Android. Namun pihak Silent Circle dan Geeksphone melakukan modifikasi agar OS tersebut lebih berorientasikan pada keamanan dan menyebutnya sebagai PrivatOS.
Blackphone ini juga diklaim mempunyai sistem operasi yang independen, baik dari vendor ataupun provider telepon. Smartphone tersebut juga dilengkapi dengan sarana secure texting, secure transfer file, secure video chat dan lainnya.

Belum ada informasi mengenai spesifikasi smartphone ini. Menurut rencana, Silent Circle dan Geeksphone akan mengumumkan smartphone ini secara resmi pada MWC 2014.

Sumber: BeritaTeknologi

Tips Bersihkan Layar Sentuh dari Sidik Jari

Tips Bersihkan Layar Sentuh dari Sidik Jari

Perkembangan smartphone saat ini telah menggunakan layar sentuh. Sehingga tak jarang bekas sidik jari menjadi hal yang menjengkelkan bagi pemilik smartphone layar sentuh. Akibatnya layar sentuh terlihat kotor dan membuat tak nyaman untuk dilihat.

Untuk menghindari bekas sidik jari tentunya dilakukan dengan membersihkan layar sentuh dengan sesering mungkin. Tetapi jika menggunakan cara yang salah dalam membersihkannya, maka layar pun tidak dijamin bebas dari sidik jari.
Dilansir dari Wikihow, berikut cara membersihkan layar snetuh dari bekas sidik jari secara benar:

1. Gunakan kain microfiber
Kebanyakan orang menggunakan kapas, tisu atau kain lembut untuk membersihkan layar sentuh perangkatnya. Namun, ada baiknya pilih saja kain microfiber yang biasanya digunakan untuk membersihkan lensa kacamata.
Kain ini sangat cocok digunakan untuk membersihkan layar sentuh karena ukuran seratnya yang kecil dan halus. Selain itu, microfiber juga murah dan awet digunakan.

2. Matikan perangkat sebelum dibersihkan
Biasanya bekas sidik jari akan terlihat jelas ketika layar sentuh tidak aktif. Oleh karenanya, matikan saja atau jangan hidupkan layar ketika membersihkannya.

3. Bersihkan dalam lingkaran kecil
Jangan membersihkan layar dengan cara menggosokkan kain secara vertikal atau horizontal. Bersihkan dengan cara melingkar karena lebih efektif untuk menghapus bekas sidik jari tanpa meninggalkan bekas.

4.Gunakan cairan pembersih jika diperlukan
Teteskan sedikit saja cairan pembersih layar yang banyak beredar di pasaran saat ini. Cairan tersebut bisa digunakan untuk membersihkan layar yang terlalu kering.
Cara penggunaannya, teteskan cairan ke kain yang digunakan untuk membersihkan. Jangan langsung meneteskan cairan ke layar karena hanya akan meninggalkan bekas air yang susah dibersihkan.

5. Biarkan kering

Jika layar dibersihkan dengan cairan pembersih, jangan lap cairan tersebut sampai kering. Asal tidak terlalu tebal, biarkan saja sisa cairan yang ada mengering sendiri.

Sumber: Yahoo

Selasa, 14 Januari 2014

Demi Duit Bakrie, Path Rela Ditinggal Jutaan Pengguna?

http://images.detik.com/content/2014/01/14/319/171811_pathh.png


Sejak Path resmi menerima Bakrie Global Group sebagai investornya, kabar ini langsung mendapat gelombang respons besar dari masyarakat pengguna di Indonesia, khususnya yang memang pengguna social media itu.

Respons yang diterima beragam. Ada yang memuji, namun banyak juga yang bernada negatif. Banyak yang tak terima, Path menjadi bagian dari bisnis Bakrie. Kekecewaan itu ikut dilampiaskan melalui meme terkait investasi USD 25 juta atau Rp 304 miliar ini.

Dari kicauan bernada kekecewaan yang berseliweran di jejaring sosial, ada banyak pula yang mengancam untuk menutup akun Path mereka. Dan nyatanya, ancaman itu bukan gertak sambal belaka.

Putri, salah satu mantan pengguna Path yang kecewa, tanpa ragu-ragu menghapus akunnya yang sudah berusia setahun lebih. "Ini bukti empati saya terhadap korban Lumpur Lapindo dan Bakrie Life," lirihnya pada detikINET, Selasa (14/1/2014).

Di Twitter, kecaman terhadap Path yang menerima modal dari Bakrie juga ramai digelontorkan. Berikut adalah beberapa tanggapan miring di antaranya:

"And then many Indonesian delete their Path account because they hate Bakrie," ujar pengguna dengan akun @dprayudi. "I hate you @path for accepting money from Bakrie," komentar akun @alderina tak kalah pedas.

Path memang cukup populer di Indonesia. Tercatat ada 23 juta pengguna di seluruh dunia dimana 4 juta di antaranya berasal dari Indonesia. Meskipun dari porsi jumlah pengguna global, Indonesia cuma 17,4%, namun dari sisi trafik, Indonesia merupakan yang tertinggi, 30% dari trafik global.



Jika semua ancaman untuk hengkang dari Path terbukti, apakah Path siap untuk kehilangan jutaan penggunanya dari Indonesia? Taruhlah, mungkin dari 10 orang yang mengancam, cuma 1-2 orang yang benar-benar delete akun dan uninstall aplikasi. Tapi dari situ saja, Path sudah kehilangan 10%-20% pengguna. 

Lantas, bagaimana tanggapan dari Dave Morin, CEO Path? Tampaknya, protes keras dari para pengguna Path asal Indonesia tak berpengaruh banyak baginya. Morin tetap merasa yakin dengan keputusannya untuk menggandeng Bakrie di bisnis ini.

Seperti dikutip dari Recode.net, Morin mengatakan Path akan menggunakan kucuran investasi yang didapat dari Bakrie Global Group untuk terus menumbuhkan layanan. Path juga akan terus memperluas upayanya dalam hal mendulang pertumbuhan pendapatan.

"Kami tengah fokus untuk mencari cara yang lebih baik dalam menghubungkan dan berbagi," demikian katanya. Morin juga memberikan catatan, strategi pertumbuhan 'higher risk' yang dilakukan sebelumnya tidak bekerja dengan baik.

Selain mendapat suntikan modal dari Bakrie, Path sebelumnya juga sudah pernah menjalin kerja sama dengan sejumlah operator seluler di Indonesia, seperti Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata. Kerja sama ini untuk memudahkan pembelian stiker berbayar di Path.

http://assets.kompas.com/data/photo/2014/01/11/1509495Path-meme-2620x620.jpg


Sumber: Detik

BBM for Desktop, Mau?

http://images.detik.com/content/2014/01/14/317/bbmwindows460.jpg


Sudah merambah Android dan iOS, BlackBerry tampaknya masih akan melebarkan sayap agar BlackBerry Messenger (BBM) bisa digunakan di platform lain. Salah satunya mungkin ke desktop? 

Ini akan menguntungkan, misalnya ketika pengguna tiba di kantor dan sebagian besar aktivitasnya di depan komputer, mereka bisa melanjutkan percakapan mereka melalui BBM untuk desktop. 

Nah, BlackBerry saat ini sedang melakukan sebuah survei untuk mengetahui sebesar apa minat pengguna terhadap ide ini. Jika responsnya menggembirakan, kemungkinan BlackBerry memang akan menghadirkan BBM di PC dan komputer Mac. 

Dikutip dari Ubergizmo, Selasa (14/1/2014), rencana ini sebenarnya sudah terendus sejak lama. Pada perhelatan BlackBerry Jam Asia 2013 silam, perusahaan asal Kanada ini mendemokan bagaimana BBM berjalan di PC Windows. 

Namun Chris Smith, VP Handheld Application Platforms BlackBerry kala itu mementahkan dugaan kehadiran BBM for desktop. Dia mengatakan bahwa aplikasi BBM yang didemokannya bersama Alec Saunders, VP Developer Relations BlackBerry hanya sebuah konsep yang mewakili kemampuan sistem operasi BlackBerry 10.

"Kami ingin menunjukkan bahwa BlackBerry 10 memiliki kemampuan interaktif mumpuni terhadap perangkat lainnya. Tidak hanya terhubung dengan notebook, BlackBerry 10 menawarkan kemampuan untuk berinteraksi dengan perangkat komersial lainnya, seperti misalnya sistem automation pada rumah," ujarnya kala itu.

Dengan kata lain, Chris berusaha menjelaskan bahwa BlackBerry 10 menawarkan kemampuan lebih dari sebuah smartphone biasa. Di tangan developer yang tepat, BlackBerry 10 disebutnya mampu bertransformasi menjadi apapun mengandalkan kemampuan interaktif yang dimilikinya.

Jika nantinya hadir BBM for desktop, memang tidak akan terlalu menguntungkan BlackBerry secara finansial, mengingat aplikasi ini sepertinya akan digratiskan juga seperti pada Android dan iOS.

Namun setidaknya, memiliki lebih banyak pengguna aktif akan menambah poin tersendiri bagi para kliennya yang ingin beriklan melalui fitur BBM Channels. Bagaimana menurut Anda? BBM for desktop, mau?


Sumber: Detik

Senin, 13 Januari 2014

Keecker, Robot Dengan OS Android yang Juga Berfungsi Sebagai Proyektor Hasil Bikinan Mantan Pegawai Google

Seorang pegawai Google bernama Pierre Lebeau baru saja memamerkan sebuah robot berbasis Android di CES 2014 bernama Keecker. Robot ini pun juga mempunyai fungsi lain, yakni bisa digunakan sebagai perangkat proyektor.


keecker robot


Robot ini pun didesain sehingga bisa digunakan untuk berkeliling di dalam rumah. Dan karena dilengkapi dengan sistem operasi Android, maka robot ini pun bisa memproyeksikan video yang diambil dari YouTube ataupun situs streaming video lainnya.


robot keecker


Keecker ini memiliki 6 buah speaker dan menawarkan suara 360 derajat. Selanjutnya, robot ini juga bisa dikontrol dengan menggunakan sebuah tablet ataupun smartphone Android. Sementara itu gambar yang dihasilkan dari proyeksi robot ini memiliki resolusi 1280 x 800 piksel.

Jika proyek pengembangan robot ini berjalan lancar, kemungkinan Keecker tersebut pun akan dijual pada tahun ini. Mengenai harganya, robot ini kemungkinan akan dibanderol dengan harga sebesar 4000 hingga 5000 USD.

Sumber: BeritaTeknologi