Jumat, 10 Oktober 2014

Lenovo Yoga Tablet Pro 2, Tablet Berlayar 13 Inci yang Dilengkapi dengan Proyektor Built-in dan Layar Resolusi Tinggi

Samsung punya smartphone seri Galaxy Beam yang dilengkapi dengan proyektor di bagian belakangnya. Dan kalau Anda ingin mencari sebuah perangkat tablet, maka produk serupa yang mempunyai fitur built-in proyektor bernama Lenovo Yoga Tablet Pro 2.
Yoga Tablet 2 Pro ini mempunyai layar berukuran 13 inci yang memiliki resolusi tinggi 2560 x 1600 piksel. Selain itu, perangkat berbasis Android KitKat 4.4 ini menggunakan prosesor Intel Atom Z3735 Bay Tral dan dilengkap hinge built-in untuk memakai tablet ini dalam posisi berdiri.

yoga tablet 2 pro_2

Fitur paling mencolok tentu saja adalah pada keberadaan proyektor built-in yang terletak di bagian hinge dari tablet ini. Proyektor tersebut pun memungkinkan untuk bisa dipakai saat menonton video ataupun saat melakukan presentasi.

yoga tablet 2 pro_1

Spesifikasi lainnya, tablet ini dilengkapi WiFi dual band 802.11a/b/g/n, Bluetooth 4.0, HDMI, kamera utama 8MP, kamera depan 1.6MP, RAM 2GB, SSD berkapasitas 32GB dan slot microSD. Mengenai harganya, tablet ini dipatok dengan harga sebesar 500 USD.

yoga tablet 2 pro_3



yoga tablet 2 pro_4

Selanjutnya, perangkat ini mempunyai baterai berkapasitas 9600 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 15 jam. Namun perangkat ini disebut Lenovo sebagai sebuah tablet yang didesain untuk penggunaan di sekitar rumah. Ukuran layarnya yang besar, 13 inci, kurang begitu membuat tablet ini bisa dipakai secara mobile.

Sumber: BeritaTeknologi

Kamis, 09 Oktober 2014

Facebook Dikabarkan tengah Kerjakan Aplikasi untuk Stalking

Suka melakukan aktivitas stalking terhadap gebetan atau pacar? Nampaknya, dalam waktu dekat Anda akan bisa melakukan hal tersebut dengan sebuah tool yang dibuat oleh Facebook. Jejaring sosial terbesar dunia itu pun dikabarkan tengah mengembangkan sebuah software yang bisa menyembunyikan data pribadi penggunanya.
Aplikasi yang belum diketahui namanya tersebut memungkinkan pengguna Facebook untuk melakukan sebuah percakapan dengan nama alias. Dengan begitu, maka mereka yang kerap melakukan aktivitas stalking bisa memperoleh informasi mengenai gebetan atau pacarnya tanpa harus mengungkapkan identitas aslinya.

stalking facebook

Menurut kabar yang dilansir dari Techradar, proyek pengembangan aplikasi untuk menyembunyikan data pribadi tersebut dipimpin oleh Josh Miller. Pria tersebut diketahui bergabung dengan Facebook setelah jejaring sosial tersebut mengakuisisi Branch senilai 15 juta USD. Branch, diketahui merupakan sebuah platform untuk melakukan percakapan secara tersembunyi dan invite only.

Pengembangan software ini pun bertentangan dengan kebijakan Facebook selama ini. Terlebih sebelumnya, jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg tersebut menyarankan kepada para penggunanya untuk menggunakan data pribadi di Facebook. Namun kabar kebenaran dari informasi ini belum mendapatkan konfirmasi secara langsung dari pihak Facebook.

Sumber: BeritaTeknologi

Selasa, 07 Oktober 2014

Kerjasama dengan Adobe, Microsoft Kembangkan Aplikasi Animasi Canggih dalam Proyek Animal

Sebuah proyek baru dengan kode nama Animal hasil kolaborasi antara Microsoft dengan Adobe secara resmi diungkapkan kepada publik. Proyek tersebut pun bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi animasi yang bisa memanfaatkan fitur speech recognition serta gesture ala Kinect dan bisa bekerja untuk perangkat Windows 8.1.
Proyek ini pun berusaha untuk menciptakan sebuah aplikasi yang memungkinkan penggunanya untuk bisa membuat karakter animasi dengan lebih mudah. Pengguna software tinggal mengontrol karakter animasi tersebut dengan menggunakan webcam dan memanfaatkan gerakan tangan serta ucapan.

adobe microsoft

Adobe mengatakan kalau software yang dikembangkan dalam Proyek Animal akan mampu mendeteksi gerakan dari kepala, mulut serta mata dengan memanfaatkan webcam. Dan ketika mulut berbicara, maka karakter animasi juga akan mengikuti ucapan tersebut. Pun halnya ketika Anda terkejut, maka karakter animasi akan bertingkah serupa.

Pihak Microsoft dan Adobe tak mengungkapkan kapan teknologi hasil dari Proyek Animal ini akan secara langsung bisa dimanfaatkan oleh publik. Namun demo dari software tersebut bisa dilihat pada tablet Surface Pro 3.

Sumber: BeritaTeknologi

HP Stream x360, Notebook Konvertible Berlayar 11.6 Inci Dengan Harga Murah Resmi Diperkenalkan

Satu lagi produk notebook seri Stream yang diperkenalkan oleh Hewlett-Packard (HP). Produk seri Stream yang mereka perkenalkan kali ini adalah perangkat laptop konvertibel bernama HP Stream x360 yang bisa berguna sebagai sebuah tablet plus laptop.
HP Stream x360 ini mempunyai layar yang mungil, berukuran 11.6 inci yang bisa dilipat hingga 360 derajat ke belakang. Dengan begitu, tablet ini pun bisa dipakai layaknya sebuah tablet. Belum ada pengumuman mengenai harga jual dari notebook konvertibel ini.

hp stream x360_1

Menurut laporan dari Notebook Italia, perangkat ini akan dipasarkan di Eropa dengan harga sebesar 289 Euro atau setara 4,4 juta rupiah. Selain itu, kabarnya juga akan terdapat model 3G yang dilengkapi dengan HP DataPass dan dipatok dengan banderol sebesar 349 Euro, setara 5,3 juta rupiah.

hp stream x360_2


Notebook konvertible ini akan hadir dengan OS Windows 8.1 dan memakai prosesor Intel Celeron N2840 Bay Trail plus ditunjang SSD 32GB. Microsoft akan memberikan layanan berlangganan Office 365 selama setahun kepada konsumen notebook ini. Selain itu, terdapat tambahan fasilitas berupa akses OneDrive gratis berkapasitas 1TB.

Sumber: BeritaTeknologi

Senin, 06 Oktober 2014

Menyoal Google.co.id yang 'Dibajak'


Pada 5 Oktober 2014, akses google.co.id dilaporkan bermasalah. Sejumlah pelanggan ISP tak bisa mengakses situs tersebut, terblokir baik dari komputer maupun smartphone.

Gambar 1: Tampilan google.co.id

Sebenarnya Anda harus bersyukur jika mendapatkan tampilan seperti di atas. Sebab artinya sistem pengamanan atas akses situs yang berbahaya di jaringan Anda bekerja cukup baik. Dan Anda akan dikawal untuk mengakses situs tersebut karena sertifikat situs tidak sesuai dengan sertifikat yang tersimpan di gadget Anda. 

Jadi jika Anda mengalami seperti hal di atas, Anda harus segera berhenti dan jangan mengakses situs tersebut lagi karena jika diteruskan dan berhasil -- Anda ignore peringatannya -- berpotensi digiring ke situs berbahaya, baik phishing maupun situs yang melakukan instalasi malware. 

Salah satu kasus yang dialami oleh Vaksincom adalah usaha instalasi program hanya dengan mengakses situs tersebut. (lihat gambar 2)

 
Gambar 2: Salah satu aksi pengalihan akses yang menuntun pada instalasi apps.

Dalam gambar di atas, contoh yang dialami Vaksincom tawaran instalasi DU Speed Booster karena mengakses google.co.id dan bukan tidak mungkin Anda juga akan mendapatkan tawaran instalasi program foistware atau malware tersembunyi



Jika Anda mendapatkan gambar 1 di atas, Vaksincom katakan harus bersyukur karena lolos dari ancaman. Maka bagi Anda yang kurang beruntung akan mendapatkan tampilan seperti gambar 3.

Gambar 3: Tampilan Google.co.id pada beberapa ISP yang DNS-nya telah dialihkan oleh peretas.

Mengapa Anda Kurang Beruntung? 

Jika Anda pengguna komputer awam dan berhasil mengakses situs google.co.id dengan tampilan seperti gambar 3 di atas dianggap kurang beruntung. Pasalnya, akses Anda ke situs Google tidak menggunakan https dan dapat dipastikan bahwa Anda mengakses situs palsu/phishing karena Google sudah mengharuskan akses ke situsnya menggunakan https. 

Selain mengamankan data dalam transit, salah satu tujuannya adalah menghindari aksi phishing seperti yang terjadi pada gambar 3 di atas yang akan sangat sulit sekali terjadi jika penggunanya memperhatikan akses https dan sertifikat situs yang diaksesnya.

Google Tidak Di-hack?

Rilis resmi dari Google Indonesia mengeluarkan pernyataan bahwa situs google.co.id tidak dibajak. Dan jika diteliti lebih jauh hanya mengalami pengalihan DNS. Itu pun hanya pada beberapa ISP.



Hal ini mengingatkan pada insiden situs presidensby.info yang juga mengalami pengalihan DNS. Secara teknis memang betul server google.co.id dan server presidensby.info saat itu aman dan tidak diretas dan hal itu 100 % benar. 

Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah pengakses situs mengetahui hal itu atau tidak? Untuk mengetahui apa pendapat pengguna internet awam silakan lihat komentar pada gambar 4 di bawah ini:

 
Gambar 4: Ini pendapat dari pengguna internet awam atas klaim situs google.co.id tidak dibajak.

Pengakses situs yang mengalami pengalihan DNS pada umumnya adalah orang awam dan tentunya tidak mengetahui hal tersebut. 

Apakah setiap mengakses situs Google diminta untuk memperhatikan IP dari server google tersebut, rasanya kurang fair untuk memaksakan hal ini. 

Bagi pengakses situs yang memiliki pengetahuan cukup di bidang IT -- sekalipun jarang yang kurang kerjaan memeriksa IP situs yang diaksesnya setiap kali dikunjungi -- mungkin kepekaan atas peringatan seperti pada gambar 1 di atas patut menjadi perhatian para pengguna internet supaya tidak menjadi korban phishing atau pengalihan DNS. 

Yang perlu dicegah adalah akses negatif dari pengalihan DNS ini seperti instalasi malware atau phishing yang mengincar kredensial atau transaksi e-commerce/internet banking.



Akses Negatif dari Penggunaan DNS Lokal

Seperti kita ketahui, belakangan ini perusahaan ISP di Indonesia seperti diharuskan untuk memfilter konten internet Indonesia. Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah menutup akses menggunakan DNS publik seperti Open DNS atau DNS Google. 

Dan jika pelanggan ISP tidak menggunakan DNS dari ISP yang bersangkutan maka akses internetnya diblokir total. 

Sebenarnya tujuan dari filter konten internet ini cukup baik untuk membatasi pengakses internet dari paparan konten negatif asal jangan memblokir tanpa parameter yang jelas saja seperti kasus Vimeo. 

Namun hal ini harusnya diikuti dengan administrasi dan pengamanan DNS server ISP yang mumpuni sehingga terhindar dari akses negatif lainnya. 

Salah satunya adalah kasus yang terjadi kemarin, dimana DNS akses ke google.co.id berhasil dialihkan dan korbannya adalah pemilik situs yang kebingungan, server hosting situsnya sudah diamankan dengan baik, namun karena DNS-nya berhasil dikerjai maka para pengakses dialihkan ke situs lain. 

Hal ini jangan dipandang enteng karena pengalihan DNS ini jika dilakukan dengan cerdik oleh kriminal bisa mengakibatkan instalasi malware (drive by download) pada komputer/perangkat yang mengakses situs. 

Jika pengalihan situs terjadi pada situs e-commerce seperti situs belanja online atau internet banking, kerugian finansial yang diakibatkan akan luar biasa dan sebagai catatan saja, secara tidak langsung administrator server DNS berperan dalam aksi kriminal ini.


Sumber: Detik

Samsung Gear Live dengan OS Windows 95, Bagaimana Caranya?

Samsung Gear Live adalah salah satu produk jam tangan pintar dari Samsung yang menggunakan sistem operasi Android Wear. Namun baru-baru ini, seorang pengguna YouTube dengan username Corbin Davenport berhasil menjalankan jam tangan pintar tersebut dengan menggunakan sistem operasi Windows 95. Unik bukan?
Untuk melakukan hal ini, Davenport menggunakan sebuah aplikasi emulator Android bernama aDosBox. Anda pun bisa mencobanya secara langsung, karena aplikasi tersebut bisa diunduh di Google Play. Namun terdapat kekurangan, karena aplikasi aDosBox tersebut didesain untuk perangkat Android. Sehingga pada saat dijalankan di Android Wear, aDosBox punya performa kurang maksimal.

gear live windows 95

Dalam video tersebut, Davenport pun mengatakan kalau hal tersebut mengakibatkan OS Windows 95 pada Gear Live berjalan cukup lambat. Selain itu, ada kekurangan lain yang dimiliki oleh aDosBox. Kekurangan tersebut adalah tak adanya akses ke konfigurasi file. Hal ini mengakibatkan Windows 95 di Gear Live tak bisa dipakai untuk membuka sebuah aplikasi karena kekurangan RAM.



Terlepas dari hal tersebut, video tersebut memperlihatkan bagaimana kemampuan jam tangan pintar dengan prosesor Snapdragon 200 mampu menjalankan OS Windows 95. Nampak di situ Davenport cukup kesulitan dalam melakukan navigasi, hal ini karena layar jam tangan pintar yang memang terlalu kecil, berukuran 1,6 inci dengan resolusi 320 x 320 piksel.

Sumber: BeritaTeknologi

Kamis, 02 Oktober 2014

Tak Ada Windows 9, Microsoft Resmi Umumkan Keberadaan Windows 10

Microsoft telah secara resmi menghadirkan platform Windows terbarunya yang mereka namai Windows 10. Mereka pun mengatakan kalau platform terbarunya ini adalah platform paling komprehensif saat ini. Terlebih sistem operasi tersebut bisa digunakan di berbagai jenis perangkat, dari sebuah smartphone berlayar 4 inci hingga perangkat raksasa 80 inci.
Sebelum menggunakan OS Windows 10, tentunya Anda harus mengetahui hal-hal terkait dengan platform terbaru dari Microsoft ini. Berikut ini adalah 7 hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan OS Windows 10:

logo windows 10

Nama Windows 10
Permasalahan nama Windows 10 menjadi pertanyaan publik. Terlebih rumor yang beredar adalah nama Windows 9. Kenapa Microsoft memakai nama Windows 10? Hal yang satu ini pun dijawab oleh Pimpinan Grup OS Microsoft, Terry Myerson. Dia mengatakan kalau perusahaannya tak membangun sebuah produk yang bertahap.
Sebelum menggunakan nama Windows 10, Microsoft sempat mempertimbangkan beberapa nama. Di antaranya adalah Windows One, mengingat sebelumnya mereka juga mempunyai produk yang menggunakan nama OneNote ataupun OneDrive. Namun pada akhirnya, Windows 10 dipilih karena merupakan representasi dari sebuah kesempurnaan.

Perangkat yang digunakan
windows 10
Windows 10 sebelumnya disebut dengan kode nama Windows Threshold. Dan sebagai imbasnya, tentu sistem operasi ini bisa digunakan di berbagai jenis perangkat. Terry Myerson pun mengatakan kalau sistem operasi tersebut bisa bekerja pada perangkat berlayar 4 inci hingga 80 inci. Bahkan OS ini juga bisa dijalankan pada sebuah perangkat yang tak punya layar sekalipun.

Start menu
start menu windows 10
Kehadiran Windows 10 juga memberikan kesan yang familier di mata para pengguna Windows 7. Hal ini karena OS terbaru dari Microsoft tersebut hadir dengan tombol start menu. Sebagai tambahannnya, Windows 10 ini hadir dengan interface modern alam Windows 8. Selain itu, ukuran start menu pada Windows 10 juga bisa diubah sesuka hati.

Command Prompt
Meskipun modern, bukan berarti Windows 10 meninggalkan semua fitur lawasnya. Termasuk adalah Command Prompt. Anda bisa menjalankan jendela Command Prompt yang kini mendukung fitur CTRL+C ataupun CTRL+V. Jadi, menulis di Command Prompt bakal bisa menjadi lebih cepat.

Touch enable
Joe Belfiore mengatakan kalau perusahaannya masih belum menyerah untuk mengembangkan produk berbasis touchscreen. Dan hal ini ditunjang oleh Windows 10. Terdapat sebuah fitur yang disebut dengan nama continuum untuk pengguna Windows yang memakai PC konvertibel. Fitur tersebut pada dasarnya menyesuaikan UI dengan keinginan penggunanya.

Kapan Windows 10 diluncurkan?
Microsoft mengatakan kalau sistem operasi terbarunya ini akan diluncurkan pada pertengahan tahun depan, setelah perhelatan konferensi Microsoft Build. Sebelumnya, terdapat pihak-pihak yang memiliki akses versi preview teknis dari OS tersebut.

Apakah Windows 10 gratis?

Belum ada pengumuman secara resmi mengenai hal yang satu ini. Namun sebelumnya, ada pernyataan tak resmi dari Microsoft Indonesia yang mengatakan kalau Windows terbaru akan disediakan gratis untuk pengguna Windows 8. Sekali lagi, pernyataan tersebut adalah pernyataan tak resmi.

Sumber: BeritaTeknologi