Minggu, 16 Februari 2014

Iridium Go: Hotspot Wi-Fi untuk Dibawa ke Laut, Gua & Gunung

Ditugaskan ke daerah yang terpencil mungkin menantang bagi Anda. Tapi, ceritanya akan lain jika daerah tersebut ternyata tidak terjangkau sinyal, sementara Anda diwajibkan mengirim laporan dari sana. Tenang saja, dengan Iridium Go, masalah itu bisa diatasi.

iridium go1 750x535 Iridium Go: Hotspot Wi Fi untuk Dibawa ke Laut, Gua & Gunung news mobile gadget aksesoris gadget

Iridium Go: Hotspot Wi Fi untuk Dibawa ke Laut, Gua & Gunung
Iridium Go sendiri merupakan sebuah perangkat mobile Wi-Fi yang berfungsi sebagai sebuah hotspot. Uniknya, perangkat ini tidak menggunakan akses data operator, melainkan mengambil sinyal satelit dan mengubahnya menjadi hotspot Wi-Fi untuk smartphone atau tablet PC Anda.
Dimensi Iridium Go cukup kecil. Dengan ukuran 11,4 x 8,2 x 2,5 sentimeter, perangkat portabel ini mudah diselipkan di dalam tas ransel. Bodinya pun diklaim tahan cuaca, termasuk saat berada di bawah siraman air hujan. Seperti telepon satelit, Anda bisa memanfaatkan Iridium Go sebagai sumber koneksi meski sedang berada di tengah laut, puncak gunung, atau gua sekalipun.

iridium go2 750x536 Iridium Go: Hotspot Wi Fi untuk Dibawa ke Laut, Gua & Gunung news mobile gadget aksesoris gadget

Iridium Go: Hotspot Wi Fi untuk Dibawa ke Laut, Gua & Gunung
Meski bisa digunakan sebagai hotspot Wi-Fi untuk 5 gadget sekaligus, kecepatan yang dijanjikan hanya mencapai 2,4Kbps. Kurang cepat jika digunakan untuk menonton film di YouTube, tapi akan sangat membantu ketika Anda memerlukan koneksi internet untuk mengirim pesan darurat lewat email.

Sebagai fitur tambahan, perangkat ini telah dibekali dengan tombol darurat SOS yang akan langsung mengirimkan koordinat lokasi Anda ke satelit untuk kemudian dialihkan ke tim pencari dan penyelamat seperti tim SAR. Iridium Go rencananya akan dipasarkan mulai kuartal dua tahun ini dengan harga sekitar Rp9,6 juta.

Sumber: Yahoo

Kamis, 13 Februari 2014

Militer Amerika akan Lakukan Uji Coba Baju Perang ala Iron Man pada Bulan Juni

Iron Man tidak hanya akan ada dalam film yang diperankan oleh Robert Downey Jr. Kostum perang canggih tersebut pun bakal hadir di dunia nyata dan bahkan siap diuji coba secara langsung pada bulan Juni mendatang.

iron man

Admiral Angkatan Laut Amerika Serikat, Wiliam McRaven mengatakan bahwa tiga prototipe kostum perang yang disebut dengan nama Tactical Assault Light Operator Suit (TALOS) bakal mereka terima pada Juni mendatang. Selanjutnya, pihak militer akan melakukan evaluasi dan diharapkan bakal selesai pada bulan Agustus 2018.
TALOS, ujar McRaven, bakal memberikan berbagai manfaat jika berhasil dikembangkan dengan benar. Baju pelindung tersebut pun bisa meningkatkan kemampuan bertahan hidup dan kapabilitas bagi operatornya. Selanjutnya, TALOS pun bisa dilengkapi dengan berbagai perangkat seperti komputer on-board, monitor kesehatan ataupun armor liquid yang dibuat oleh MIT.

Untuk mengembangkan TALOS, pemerintah Amerika Serikat pun melakukan pekerjaan ekstra keras. Mereka menggabungkan total 56 perusahaan, 16 agensi pemerintah serta 10 laboratorium nasional untuk pengembangan TALOS. Jadi, Iron Man di dunia nyata bakal hadir di Amerika Serikat pada tahun 2018 nanti.

Sumber: BeritaTeknologi

Rabu, 12 Februari 2014

Sony Menjual MP3 Player Tahan Air dalam Sebuah Botol Penuh Air

Sebuah langkah marketing yang unik baru saja dilakukan oleh Sony di Selandia Baru. Mereka pun menjual produk MP3 player NWZ-W273 di dalam sebuah botol penuh air. MP3 player tahan air itu pun ditawarkan dalam sebuah vending machine selayaknya sebuah botol minuman.


mp3 player tahan air


Sarana marketing ini pun secara langsung membuktikan kemampuan dari MP3 player tersebut. Pihak Sony pun menawarkan MP3 player dalam botol tersebut di beberapa tempat seperti di dalam gym dan sebagainya.
Sony Walkman NWZ-W273 merupakan sebuah MP3 player berbentuk headphone yang didesain untuk para pelari. MP3 player ini memiliki memori internal sebanyak 4GB dan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni hitam, butih serta biru.


MP3 player ini pun diklaim memiliki ketahanan terhadap air hingga kedalaman 2 meter. Dengan begitu, pemilik MP3 player ini pun masih bisa tetap menggunakannya meski ketika berenang.

Sumber: BeritaTeknologi

Selasa, 11 Februari 2014

Setelah Menarik Game Flappy Bird, Nguyen Mengaku Puas dan Bisa Tidur dengan Nyenyak

Dong Nguyen yang merupakan developer dari game fenomenal Flappy Bird Akhirnya angkat bicara soal penarikan permainan miliknya itu dari Google Play dan App Store. Dalam sebuah wawancara dengan Forbes, pria berumu 19 tahun asal Vietnam ini pun mengaku bahwa dirinya kini bisa hidup dengan tenang setelah menarik game tersebut.

dong nguyen

Nguyen mengatakan bahwa game Flappy Bird didesainnya untuk dimainkan dalam kondisi yang relaks. Namun pada kenyataannya, game ini menjadi produk yang sangat adiktif. “Saya rasa itu telah menjadi masalah,” ujarnya. Oleh karena itu, diapun beranggapan bahwa menarik game tersebut dari peredaran adalah solusi terbaik.
Dalam wawancara tersebut, Nguyen pun mengatakan kalau penarikan game Flappy Bird tak ada kaitannya dengan tuntutan hukum dari Nintendo. Dia pun mengakui bahwa dirinya memperoleh uang dalam jumlah besar berkat game Flappy BIrds. “Saya tak tahu jumlah pastinya berapa, tapi pastinya itu sangat besar,” jelasnya.
Setelah menarik game Flappy Bird, Nguyen pun sempat merenungkan beberapa hal. Dengan kondisi yang tenang dan tanpa akses internet, dia pun akhirnya sadar. “Saya rasa (penarikan) itu bukanlah kesalahan,” ujarnya.

Setelah kesuksesan Flappy Bird, dia pun juga akhirnya memperoleh kepercayaan diri. Nguyen pun selanjutnya yakin bisa memperoleh kesuksesan serupa dengan game lainnya. Dan dia pun berjanji akan sebentar lagi meluncurkan game baru untuk iPhone.

Sumber: BeritaTeknologi

Senin, 10 Februari 2014

Obat Macet dan Lelah di Masa Depan



Waktu yang terbuang percuma, lelah, stres, BBM habis tidak jelas. Itu setidaknya masalah yang sering dialami pengendara di kota-kota besar. Apa obatnya?

Dalam kondisi macet seperti itu, pabrikan mobil sebenarnya memiliki beberapa cara. Salah satunya adalah membuat mobil yang bisa melaju sendiri alias autonomous atau autopilot. Minimal meski macet, badan tidak lelah karena nyetir, Anda pun bisa duduk santai di belakang sambil membaca koran atau memainkan gadget kesayangan Anda.

Setelah Nissan memperkenalkan mobil autopilot yang berbasis mobil listrik Nissan LEAF, giliran saudaranya yakni Renault yang merilis mobil autopilot.


Seperti halnya mobil autopilot, mobilnya masih berupa prototipe dengan perkiraan muncul ke pasaran tahun 2020 nanti. Mobil diberi nama Next Two. Dengan mobil ini, Renault memberikan pengendara waktu yang lebih 
banyak sementara di sisi lain meningkatkan aspek keamanan.

"Dengan hadirnya Next Two, kami ingin mewujudkan cara berkemudi dengan konektivitas di dunia. Tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga memberikan waktu yang lebih banyak kepada pengendara," kata CEO Renault -Nissan Carlos Ghosn.


Next Two diperkuat dengan motor listrik yang mampu berkendara hingga 30 km/jam, Next Two bisa bisa mendapat perintah dari sebuah ponsel.

Mobil ini bisa melaju sendiri berkat kombinasi satu sensor dan sensor lainnya yang semuanya terintegrasi dengan sebuah komputer.



"Dan menjadi pengendara juga bisa mendapatkan akses layanan baru di dalam mobil, seperti konferensi video, shopping on-line, informasi wisata dan masih banyak lagi," tambahnya.

Di dalam mobil Anda bakal bisa menikmati layanan internet super cepat 4G.

Nah mau tahu bagaimana aksi mobil yang bisa berkendara sendiri dari Renault? Yuk kita simak yang berikut ini.



Sumber: Detik

Kamis, 06 Februari 2014

Game Fenomenal Flappy Bird Berhasil Memperoleh Pendapatan 50 Ribu USD per Hari

Para pengguna smartphone saat ini tengah diramaikan dengan sebuah game sederhana bernama Flappy Birds. Game yang dibuat oleh seorang developer indie dari Vietnam bernama Dong Nguyen ini pun berhasil meraup kesuksesan tinggi. Dalam wawancaranya dengan The Verge, Nguyen mengungkapkan bahwa game tersebut berhasil mendatangkan pemasukan sebesar 50 ribu USD per hari.


flappy birds


Dibandingkan dengan game ternama seperti Candy Crush Saga, pendapatan tersebut memang tak terlalu tinggi. Menurut laporan yang dikutip dari Cnet, Candy Crush Saga berhasil memperoleh pendapatan sebesar 850 ribu USD. Namun untuk sebuah game sederhana seperti Flappy Birds, angka 50 ribu USD per hari tersebut tentunya sangat besar.

Pendapatan Flappy Birds diperoleh dengan menghilangkan iklan yang terletak pada bagian atas dan bawah layar. Nguyen pun tak berniat untuk mengubah cara dalam memperoleh uang dari game sederhana tersebut. Dia pun percaya bahwa jika dirinya mengubah Flappy Birds, maka hal tersebut akan merusak game secara keseluruhan.




Melalui akun Twitternya, Nguyen pun sangat terkejut dengan antusiasme masyarakat terhadap game miliknya tersebut. Dia pun menilai bahwa masyarakat terlalu menilai tinggi game tersebut.

Sumber: BeritaTeknologi

Selasa, 04 Februari 2014

GTA V Diklaim Menjadi VIdeo Game Paling Laris di Tahun 2013

Game Grand Theft Auto (GTA) V diklaim menjadi video game yang paling laris di tahun 2013. Hal itu diungkapkan oleh Take-Two Interactive Software Inc., perusahaan yang memiliki franchise game tersebut.


GTA V


Pengumuman itu pun mereka ungkapkan dalam laporan finansial kuartal ketiga 2013. Popularitas tinggi game ini dimulai ketika pada saat peluncuran awalnya. Dalam tiga hari pertama, game ini berhasil mendatangkan penghasilan mencapai angka 1 miliar USD.
Tingkat penjualan game ini pun terus berlanjut hingga saat ini. Take-Two mencatat bahwa game ini telah terjual sebanyak 32.5 juta kopi di seluruh dunia. Dengan tingginya angka penjualan, Take Two pun berhasil memperoleh penghasilan brsih sebesar 1.86 miliar USD, naik sebanyak 415.8 juta USD dibandingkan tahun lalu.

Game Grand Theft Auto V pertama kali diluncurkan pada platform Xbox 360 dan PS3 pada 1 Oktober 2013. Peluncuran game ini pun dirasakan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perusahaan. Terlebih pada waktu yang bersamaan, Take-Two juga berhasil memperoleh gelar publisher video game terbaik tahun 2013.

Sumber: BeritaTeknologi